Problem Space vs Solution Space

problem space

Problem Space vs Solution Space, manakah yang lebih penting?

Masalah pelanggan, diketahui menjadi dasar dari semua pengembangan produk. Namun jika kita berbicara dengan pengembang atau manajer produk mereka sering tidak terlalu jelas tentang persyaratan.

Di sini, masalahnya terletak pada terminologi. Ada dua istilah yang terkubur dalam satu kata “persyaratan“: kebutuhan pelanggan dan kebutuhan produk. Untuk mengklarifikasi hal ini, penting untuk memahami konsep tingkat tinggi: memisahkan ruang masalah dari ruang solusi.

Lantas, apa itu Ruang Masalah dan Ruang Solusi?

Ruang Masalah

Merupakan sebuah cara bagaimana para pelaku bisnis mengatakan jika ‘MASALAH‘ mendefinisikan pasar, bukan justru ‘SOLUSI‘.

Itulah mengapa ketika pasar menjadi sebuah kebutuhan pelanggan yang terkait, akhirnya terletak pada ruang masalah dan juga solusi.

Tapi sebaliknya, ruang masalah meruapakan tempat dari semua pelanggan membutuhkan produk yang kalian pasarkan.

Ruang Solusi

Merupakan representasi produk apapun yang digunakan atau ditujuan untuk pelanggan untuk digunakan. Oleh sebab itu, tak heran jika para pebisnis akan lebih dahulu menentukan bagaimana produk yang dipasarkan akan terlihat, apa yang dilakukan, dan bagaimana cara kerjanya.

Mana yang lebih Penting?

Sesuai judulnya, Problem Space vs Solution Space merupakan 2 aspek berbeda, namun tetap ada dalam 1 pondasi.

Sehingga, baik Problem Space ataupun Solution Space sama sama memilik peran penting, dalam pengembangan produk.

Kurang lebih, seperti ini gambarannya.

Dan tentunya, kedua aspek antara problem atau solution menjadi acuan tersediri dari point of view pelanggan.