Bicara soal ARB pada Xiaomi, Apa sih ARB dan Pengaruhnya? - Teknolime

Breaking

Home Top Ad

Bicara soal ARB pada Xiaomi, Apa sih ARB dan Pengaruhnya?


Halo temen-temen, kali ini admin mau bicara serius sedikit tentang Xiaomi lagi nih. Sebab, beberapa waktu lalu, admin sering kali dapet pertanyaan, ketika membagikan Artikel tentang Custom ROM Xiaomi (khususnya Redmi Note 5 Pro) yang admin gunakan. Banyak dari temen-temen yang bertanya : "Gan, itu ARB berapa?"

Oke, jadi disini admin mau menjelaskan sedikit tentang ARB. Apabila memang penjelasan Admin ini rada keliru, di akhir posting ada Comment Section. Jadi kalian bisa meninggalkan komentar tentang pendapat admin, mengenai apa itu ARB.

Apa itu ARB?

ARB sendiri adalah Anti Rollback. Yang dimana Anti Rollback ini sudah mulai diberlakukan sejak munculnya MIUI 10, yang belum lama diluncurkan. Ada kemungkinan pihak Xiaomi ingin meningkatkan kemanan, serta perbaikan pada Firmware yang ada pada Smartphone Xiaomi yang sudah mendapatkan Update MIUI 10 di Smartphone mereka masing-masing.


Kenapa ada ARB?

Oke, singkatnya, Sistem kerja dari ARB atau Anti-Rollback ini adalah, mencegah pengguna Xiaomi melakukan Downgrade pada ROM asli XIAOMI Mereka. Karena, dengan melakukan Downgrade, kalian sama saja menimpa, atau me-replace Firmware yang sudah ada. Dan sepertinya, Xiaomi mengkhawatirkan hal tersebut. Bukan karena masalah keamanan, mungkin saja memang pada MIUI 10, belum sepenuhnya dalam tahap Final Release. Jadi, kalian gak bisa melakukan Downgrade.

Dampak dari ARB

Yang sering terjadi adalah, banyak para pengguna Xiaomi yang merasa takut. Sebab ketika mereka mendapatkan pembaruan/Update dari MIUI 10, pasti ada saja Bugs yang dirasakan pengguna Xiaomi untuk ROM MIUI 10 itu sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa pengguna yang tidak memilih untuk melakukan Upgrade, atau pembaruan Versi MIUI untuk menghindari Rollback. Dan apabila kalian melakukan Downgrade, dampak dari ARB ini akan menimblukan Hard-brick, atau kondisi dimana Smartphone kalian tidak bisa menyala.


Apakah ARB berpengaruh pada Custom ROM?

Saya sendiri sempat mendapatkan pertanyaan yang lucu, ketika saya membagikan Artikel tentang Havoc OS di salah satu Grup Facebook. Dimana ada salah satu member yang menanyakan :

"Gan, itu Custom ROM nya ARB berapa?"
"Coba gan cek, Hape ente dapet ARB berapa?"

Lucu sih, padahal, ARB itu bukan berasal dari Custom ROM, dan CUSTOM ROM sama sekali TIDAK BERPENGARUH pada ARB. Dan, tiap-tiap Smartphone, pasti berbeda ARB nya. Jadi kalian gabisa menanyakan Smartphone saya mendapatkan ARB berapa, karena pasti akan berbeda dengan milik kalian.

Pertanyaan diatas, seringkali dipertanyakan oleh para "USER" Xiaomi, sebab mereka hanya ingin mencoba-coba Custom ROM saja. Berbeda dengan "ADVANCED USER" Xiaomi, yang dimana mereka berusaha untuk mencari terlebih dahulu, informasi tentang Custom ROM yang banyak dibagikan dibeberapa Forum, Grup, dan juga Social Media (Telegram).

"ARB tidak berpengaruh kepada Custom ROM. Jadi, jika kalian menginstall Custom ROM dengan Android 9.0, dan kemudian melakukan Downgrade ke Custom ROM dengan Android 8.0, tentu saja tidak akan terjadi Brick".

Saya sendiri sudah melakukan Downgrade, dari MC AOSP ke Havoc. Setelah sebelumnya saya menggunakan Havoc dan Upgrade ke MC AOSP. Sebab, saya kurang sreg dengan Custom ROM MC AOSP.

Apakah ROM Xiaomi ada yang aman dari ARB?

Tentunya ada. Seperti di pembahasan sebelumnya, ARB ini memiliki sistem kerja untuk mengganti Firmware pada Smartphone kalian. Nah, pertanyaannya, apakah ada ROM asli Xiaomi yang tidak berpengaruh pada ARB seperti Custom ROM?

Jawabannya adalah ADA. Kalian bisa menggunakan Custom ROM Xiaomi, dengan Based on MIUI ROM, yang memiliki status FW-LESS atau Firmware Less atau singkatnya lagi, Tidak memiliki Firmware. Namun, admin tidak bisa memabagikan nya disini. Sebab admin tidak terlalu update dengan Custom ROM dengan Based on MIUI ROM.

Akhir Kata

ARB atau Anti-Rollback, adalah salah satu larangan atau peraturan baru pihak Xiaomi, agar kalian tidak melakukan Downgrade pada ROM asli Xiaomi. Dan, untuk kalian yang masih menanyakan "Custom ROM nya ARB berapa gan?". Lebih baik saya sarankan untuk tidak menggunakan Custom ROM. Sebab, Custom ROM sendiri diciptakan atau dibuat oleh para Developer Android, untuk mereka (kita) sebagai pengguna, yang mungkin merasa bosan atau mengalami banyak nya BUGS pada ROM asli Xiaomi. Oleh karena itu, jangan sesekali menggonta-ganti Custom ROM.

Dan apabila kalian ingin menggunakan Custom ROM, pelajari terlebih dahulu, carilah dahulu info tentang Custom ROM tersebut, banyaklah membaca di Forum-forum terkemuka seperi Xda, dan juga masuk kedalam Grup, atau Channel Telegram dari Device kalian. Misal : Xiaomi Redmi Note 5 Pro.

Mungkin itu saja yang bisa saya bagikan, semoga kalian paham, dan apabila ada kesalahan, komentar membangun kalian amat sangat saya nantikan. Semoga bermanfaat.